Series Webinar Psikologi Krisis dan Bencana bersama Dr. Jack Leslie Redfern, Jr. (Goshen College, Indiana)
YOGYAKARTA — Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menyelenggarakan tiga sesi visiting lecturer pada mata kuliah Psikologi Krisis dan Bencana bersama Dr. Jack Leslie Redfern, Jr., D.Min., M.Div., B.A., dari Goshen College, Indiana, Amerika Serikat. Ketiga sesi berlangsung pada Sabtu 3 Mei, Rabu 7 Mei, dan Sabtu 10 Mei 2025, pukul 07.30 sampai 10.30 WIB, melalui Zoom.
Ketiga sesi disusun sebagai satu rangkaian, bukan sebagai paparan yang terpisah-pisah. Setiap sesi dibangun di atas sesi sebelumnya, bergerak dari definisi trauma menuju penggolongannya, lalu ke dampaknya pada tubuh.
Sesi pembuka bertema "The What, Why, and How Behind Psychological Trauma" membahas definisi trauma psikologis, faktor penyebab, serta proses terjadinya trauma pada individu. Mahasiswa memperoleh kerangka konseptual yang mencakup aspek psikologis sekaligus aspek sosial dari trauma.
Sesi "What Are the Types of Trauma" menyusul pada 7 Mei. Sesi ini mengenalkan trauma akut, kronis, kompleks, dan trauma perkembangan, serta melatih mahasiswa membedakan karakteristik dan dampak masing-masing. Kemampuan mengenali jenis trauma menentukan cara sebuah kasus ditangani.
Sesi penutup, "How Trauma Affect the Body & Ways to Build Resilience", membahas hubungan antara trauma psikologis dan respons tubuh, termasuk dampaknya pada sistem saraf, sistem hormon, dan kesehatan fisik secara umum. Sesi diakhiri dengan strategi praktis membangun resiliensi, baik melalui pendekatan psikologis maupun keterampilan hidup sehari-hari.
Setiap sesi memakai pola yang sama, yaitu pembukaan selama lima belas menit, pemaparan materi selama dua jam, dan diskusi penutup. Ketua Program Studi Psikologi, Denisa Apriliawati, S.Psi., M.Res., membuka sesi pertama. Kepanitiaan diketuai Dr. Retno Pandan Arum Kusumowardhani, M.Si., Psikolog, di bawah pengarahan Wakil Dekan Bidang Akademik, Ambar Sari Dewi, Ph.D.
Ketiga sesi ini merupakan bagian dari rangkaian yang terdiri atas enam sesi. Tiga sesi lainnya disampaikan narasumber yang sama pada mata kuliah Psikologi Kepemimpinan dalam dua pekan yang sama.
Mahasiswa memperoleh lebih dari sekadar tambahan topik. Mereka mendapatkan kerangka konseptual untuk membaca trauma, kemampuan membedakan satu jenis trauma dari jenis lainnya, pemahaman tentang bagaimana trauma terekam pada tubuh, serta sejumlah strategi membangun resiliensi yang dapat mereka bawa ke praktik. Keempatnya merupakan kompetensi yang memang hendak dikembangkan mata kuliah ini, dan rangkaian kegiatan tersebut memperkuat semuanya dalam rentang dua pekan.
Rangkaian ini sekaligus memperkaya mata kuliahnya sendiri. Perspektif internasional mengenai trauma dan penanganannya masuk ke dalam silabus berdampingan dengan materi keindonesiaan yang sudah dipelajari mahasiswa, sehingga mereka memperoleh pandangan pembanding tentang bagaimana gejala yang sama dipahami dalam konteks profesional yang berbeda. Program Studi Psikologi menempuh internasionalisasi dengan membangunnya ke dalam mata kuliah yang sedang berjalan, bukan dengan menambahkan kegiatan terpisah di luarnya, sehingga paparan internasional menjangkau setiap mahasiswa yang menempuh mata kuliah tersebut dan menjadi bagian dari kurikulum, bukan tambahan atasnya.